13 Mar 2010

FUNCTIONAL ENDOSCOPIC SINUS SURGERY(FESS)
FESS adalah salah satu langkah yang diambil ketika seseorang mengidap sinusitis kronik.
Sinusitis merupakan suatu proses peradangan pada mukosa atau selaput lendir sinus paranasal. Akibat peradangan ini dapat menyebabkan pembentukan cairan atau kerusakan tulang di bawahnya. Sinus paranasal meliputi rongga-rongga yang terdapat pada tulang-tulang di wajah. Terdiri dari sinus frontal (di dahi), sinus etmoid (pangkal hidung), sinus maksila (pipi kanan dan kiri), sinus sfenoid (di belakang sinus etmoid). Sinus paranasal salah satu fungsinya adalah menghasilkan lendir yang dialirkan ke dalam hidung, untuk selanjutnya dialirkan ke belakang, ke arah tenggorokan untuk ditelan ke saluran pencernaan. Semua keadaan yang mengakibatkan tersumbatnya aliran lendir dari sinus ke rongga hidung akan menyebabkan terjadinya sinusitis.
Secara garis besar penyebab sinusitis ada 2 macam, yaitu faktor lokal dan faktor sistemik. Faktor lokal adalah semua kelainan pada hidung yang dapat mengakibatkan terjadinya sumbatan; antara lain infeksi, alergi, kelainan anatomi, tumor, benda asing, iritasi polutan dan gangguan pada mukosilia (rambut halus pada selaput lendir). Faktor sistemik adalah keadaan di luar hidung yang dapat menyebabkan sinusitis; antara lain gangguan daya tahan tubuh (diabetes, AIDS), penggunaan obat-obat yang dapat mengakibatkan sumbatan hidung.
Gejala pada sinusitis kronis sangat bervariasi dari ringan sampai berat, terdiri dari :

Gejala hidung pada nasofaring, berupa secret di hidung dan secret pasca nasal(post nasal drips)
Gejala faring, yaitu rasa tidak nyaman dan gatal di tenggorok.
Gejala telinga, berupa pendengaran terganggu oleh karena tersumbatnya tuba eustachius
Adanya nyeri/sakit kepala
Gejala mata, oleh karena penjalaran infeksi melalui duktus nasolakrimalis
Gejala saluran napas, berupa batuk dan kadang-kadang terdapat komplikasi di paru, berupa bronchitis atau bronkiektasis atau asma bronchial, sehingga terjadi sinobronkitis
Gejala di saluran cerna, oleh karena mukopus yang tertelan dapat menyebabkan gastroenteritis, sering terjadi pada anak
KOMPLIKASI SINUSITIS
Seperti halnya penyakit-penyakit yang lain, sinusitis juga dapat menyebabkan komplikasi. Komplikasi sinusitis di antaranya:

Otak (infeksi pada otak atau timbunan nanah pada otak)
Mata (infeksi pada jaringan di sekitar bola mata, infeksi bola mata, pecahnya bola mata)
Infeksi tulang sekitar sinus (dapat terjadi kebocoran nanah keluar dari wajah, perubahan bentuk wajah/menonjol/membengkak)
Radang tenggorok yang sering kambuh
Radang amandel
Radang pita suara (sering batuk atau serak)
Sesak napas atau asma
Gangguan pencernaan (sering sakit perut, mual, muntah, diare)

PENANGANAN SINUSITIS
Sinusitis dibagi menjadi:
1. Akut (berlangsung kurang dari 4 minggu),
2. Sub akut (berlangsung antara 4 – 12 minggu),
3. Kronik (berlangsung lebih dari 12 minggu).
Sinusitis akut dapat sembuh spontan atau dapat sembuh hanya dengan pemberian obat. Sinusitis akut perlu dilakukan operasi jika penderita sakit berat atau telah terjadi komplikasi atau terjadi akibat kelainan anatomi. Sinusitis kronik perlu dilakukan operasi di samping dengan pemberian obat. Prinsip penanganan sinusitis adalah di samping penanganan terhadap sinusitisnya juga harus dilakukan penanganan terhadap penyebabnya.
Cara operasi paling mutakhir terhadap sinusitis adalah dengan metode FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery) atau BSEF (Bedah Sinus Endoskopik Fungsional). Prinsipnya ialah membuka dan membersihkan daerah kompleks ostio-meatal yang menjadi sumber penyumbatan dan infeksi, sehingga ventilasi dan drainase sinus dapat lancar kembali melalui ostium alami. Dengan demikian mukosa sinus akan kembali normal.
Langkah kerja operasi FESS adalah:
Infundibulektomi dan pembesaran ostium sinus maksila, yakni membuka rongga infundibulum yang sempit dengan cara mengangkat prosesus uncinatus sehingga akses ke ostium sinus maksila terbuka. Jika kelainan hanya di sinus maksila, tahap awal operasi ini sudah cukup. Tahap operasi semacam ini disebut sebagai Mini FESS atau BSEF Mini.
Eksenterasi sinus maksila, mengangkat jaringan patologik dan meninggalkan jaringan normal agar tetap berfungsi dan melebarkan ostium asli di meatus medius dianjurkan untuk dilakukan disini.
Etmoidektomi retrograde, sel-sel sinus dibersihkan termasuk daerah resesus frontal jika ada sumbatan di daerah ini dan disertai perbaikan drainese sinusitis frontal.
Sfenoidektomi, membuka sinus sfenoid. Di dalam sinus ada kanal n.optikus dan a.karotis, sehingga manipulasi daerah ini dapat berakibat kebutaan, kebocoran likuor atau perdarahan hebat dengan kemungkinan fatal. Sfenoidektomi memerlukan perencanaan yang matang.
Teknik Operasi FESS mempunyai keuntungan sebagai berikut:
Operasi tidak destruktif, dipertahankan secara fisiologis
Tindakan melalui lubang hidung saja sehingga pasca bedah tidak menderita dan komplikasinya lebih rendah
Perdarahannya minimal dan rawat inap hanya 1 hari
Dokter dapat melihat dengan jelas keadaan sinus paranasal sampai ke daerah-daerah yang paling dalam sekalipun.

Kerugian teknik Operasi FESS adalah:
Biaya operasi lebih mahal karena alat-alatnya lebih canggih
Pendarahan yang ada walaupun sedikit dapat mengganggu medan operasi
Dokternya perlu latihan lama dan ketrampilan khusus menggunakan alat endoskopiknya

Komplikasi pembedahan :
Perdarahan
Infeksi
Kebocoran cairan otak
Sinekia, melekatnya dua permukaan luka yang saling berdekatanEdema kelopak mata/ekimosis/emfisema, terjadi karena trauma pada lamina papirasea
Perdarahan retrobulbar merupakan komplikasi yang berbahaya. Cirinya adalah proptosis mendadak, bola mata keras disertai edema kelopak mata, perdarahan subkonjungtiva, nyeri, oftalmoplegi, dan proptosis, dalam jangka waktu yang lama mengakibatkan hilangnya penglihatan.





::Berbagai Sumber

14 Des 2009

khasiat Buah

KHASIAT BUAH


Wajah. Bagian dari tubuh kita yang sering banget membuat kita jadi nggak pede kalau lagi kena masalah. Ya masalah jerawat, komedo, bersisik karena kering, atau berminyak. Padahal, wajah sangat menunjang penampilan.

Kalau wajah bersih dan segar, pasti deh kita akan lebih percaya diri. Sebetulnya ada banyak cara mudah untuk menjaga kesegaran wajah, misalnya dengan memanfaatkan kandungan vitamin pada buah-buahan. Sebagai langkah awal, kenali dulu jenis kulit kita:

* Kulit berminyak

Terutama di daerah T (dahi, hidung, dagu) dan di bagian bawah tulang pipi. Umumnya jenis kulit ini mudah berjerawat. Cobain deh buah mentimun yang berkhasiat menghaluskan dan melemaskan kulit, membersihkan pori-pori, juga mengeluarkan kotoran dari kulit. Bisa juga dengan tomat yang mampu mengembalikan keseimbangan minyak pada kulit berminyak, sehingga wajah selalu segar dan alami.

* Kulit kering

Biasanya terlihat kusam atau tidak mengkilap, kadang kayak ditarik, bersisik dan terasa gatal. Pori-pori juga sering tampak layu, kasar dan keriput, bikin wajah terlihat lebih tua dari umur sebenarnya. Konsumsi wortel dengan cara dijus atau direbus. Kandungan vitamin A-nya diperlukan untuk pemeliharaan jaringan epitel (jaringan yang ada dipermukaan kulit). Karotennya juga berfungsi menjaga kelembapan kulit, memperlambat timbulnya kerutan pada wajah dan membuat wajah tampak selalu berseri. Buah nanas juga bagus. Di dalam nanas, ada zat yang berfungsi mengecilkan pori-pori sehingga kulit tampak halus.

* Kulit normal

Jenis kulit ini memang yang paling ideal. Tekstur kulitnya halus dan jika disentuh terasa lembut. Tapi bukan berarti nggak perlu perawatan, loh! Gunakan buah alpukat sebagai masker. Kadar lemaknya yang tinggi dapat melembapkan kulit dan melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari.

Bukan hanya itu, buah-buahan berikut juga berkhasiat untuk menjaga kecantikan kulit wajah kita:

Ø Belimbing

Buah ini mengandung vitamin A dan C yang efektif membantu mengecilkan pori-pori kulit, menyegarkan dan menyejukkan wajah. Kandungan mineralnya juga mampu mengurangi kelelahan kulit. Caranya: cuci bersih buah belimbing lalu potong tipis, tempelkan pada bagian kulit yang banyak mengeluarkan minyak. Diamkan kurang lebih lima menit, kemudian bilas dengan air dingin.

Ø Pisang

Buah yang satu ini bisa membantu mengatasi kulit wajah yang kering sekaligus menghilangkan noda. Caranya: hancurkan satu buah pisang lalu campurkan dengan 50cc yoghurt putih dan dua sendok makan madu. Gunakan sebagai masker wajah dan leher. Diamkan kurang lebih 10 menit, lalu bilas dengan air dingin. Lakukan masker ini seminggu sekali untk menghilangkan noda di wajah. (RM/ Berbagai sumber)

28 Nov 2009

Dear diary.. 28 november 2009

Kmrin, tgl 27 November,.

Gema takbir b'gema di sluruh dunia..
Menandakan para jemaah haji untuk melakukan wukuf di arafah,.

Tpi bwt qta yg di tanah air.,
momen ini pasti dkaitkan dgn pnyemblihan hewan ternak(sapi dan kambing), dan identik dgn silatvrahmi dgn keluarga..

Pastix tmand2 jg mlakukan hal yg sma dgn q,

menynangkan memang, tpi, 1 hal yg m'buat q g mood y, planning bwt esokx..

Smua skul libur, tp cma kweek school aja yg m'mutuskan bwt masuk.,


hwa...ha..

Klas q cma 21 org yg hdir,.
Tp, PBM cma mpe jam 10, stelah itu pulang..

Kelmpk drama q pun memutuskan bwt latihan, cuz pnilaianx bntar lge..

Bru jam 17.00, q smpe d rmh,.
Cma, yg ada, q mlah bingung.. Posting blog blum klar..

What...?!

Cuaca g nge-dukung dkit pun..

Yah..
Gmana ne.. Blog q..
Mna jam 24.00 lge d nilai..


Hu..hu..
Hikz..

Blog q blm siap..

14 Nov 2009

Arti kau bagiku

Ku Tak Punya Dermaga


Duniaku sendiri
Ya, memang ku slalu sendiri
Mereka bilang aku tak perlu
Mereka datang saat perlu
Setelah itu
Buntu

Aku tak mau
Aku bukan benalu
Ku hanya ingin
Mereka mengganggapku
Slalu ada
Slalu terbuka adanya

Ku ingin punya dermaga

Dermagaku,
tak Kan ku biarkan kau kusam lagi
Karena kau warna hidupku ini
Pelabuhan kapal-kapal masalah ku
Dan kau lah SAHABATKU

KU INGIN PUNYA DERMAGA,
KU INGIN PUNYA CITA
KU INGIN PUNYA SAHABAT!!

;;